Serang Update – Upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat mendorong Aiptu Eko Yulianto, Kepala SPKT Polsek Waringinkurung, menciptakan inovasi yang kini mendapat perhatian luas.
Ia menjadi pelopor Bank Sampah Berkah Bhayangkara, sebuah gerakan pengelolaan sampah anorganik yang dikumpulkan, ditabung, dan ditukar menjadi rupiah atau paket sembako bagi masyarakat di wilayah Serang, Banten.

Program Sederhana yang Berdampak Besar
Bank Sampah Berkah Bhayangkara berawal dari keprihatinan Aiptu Eko terhadap banyaknya sampah yang tidak terkelola dengan baik di lingkungan tempat ia bertugas. Ia melihat bahwa sampah anorganik, jika diolah dengan benar, memiliki nilai ekonomis yang dapat membantu masyarakat sekitar.
“Banyak warga yang belum sadar kalau sampah bisa menjadi sumber penghasilan. Dari situlah kami mulai mengajak masyarakat untuk memilah sampah dan menabungnya di bank sampah,” ujar Aiptu Eko dalam kesempatan terpisah.
Baca Juga : Bank Sampah Jadi Solusi Sulap Limbah di Jakarta Jadi Rupiah
Program ini kemudian berkembang menjadi wadah pemberdayaan yang bukan hanya mengurangi timbunan sampah, tetapi juga membantu warga mendapatkan tambahan penghasilan. Sampah yang terkumpul dipilah lalu disalurkan ke pengepul, sementara hasil penjualannya dikonversi menjadi saldo tabungan yang dapat dicairkan kapan saja dalam bentuk uang tunai atau kebutuhan pokok.
Edukasi Lingkungan dan Lapangan Kerja Baru
Kegiatan bank sampah turut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat. Beberapa warga dilibatkan sebagai pengelola, pemilah, hingga pengangkut sampah. Keberadaan program ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak hingga orang dewasa mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan bahan anorganik.
Sejumlah sekolah, komunitas, hingga lembaga lokal mulai bekerja sama dengan Bank Sampah Berkah Bhayangkara untuk program rutin edukasi lingkungan. Aktivitas ini memperkuat budaya baru dalam masyarakat: bahwa sampah tidak selalu identik dengan limbah, tetapi bisa menjadi aset.
Masuk Nominasi Hoegeng Corner 2025
Atas dedikasi dan dampak positif yang ditimbulkan program ini. Polresta Serang Kota mengusulkan Aiptu Eko Yulianto sebagai nominasi Hoegeng Corner 2025. Sebuah ajang apresiasi bagi anggota Polri yang dinilai inspiratif, berintegritas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Inovasi Bank Sampah Berkah Bhayangkara menjadi bukti bahwa keberadaan polisi di tengah masyarakat bukan hanya menjaga keamanan. Tetapi juga mampu mendorong perubahan sosial yang positif. Program ini diharapkan terus berkembang dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam pengelolaan sampah berbasis pemberdayaan masyarakat.

















