Indosat Indosat Indosat

Pemprov Banten Anggarkan Rp 25 M untuk Bangun Flyover Unyur Serang, Atasi Kemacetan

Indosat

Serang Update  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menegaskan komitmennya mengurai kemacetan di kawasan Unyur, Kota Serang, dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar pada APBD 2026 untuk pembangunan frontage flyover. Infrastruktur ini dirancang sebagai solusi permanen bagi kemacetan yang kerap terjadi di jalur sebidang kereta api.

Gubernur Andra Soni Tinjau Proyek Flyover Unyur untuk Atasi Kemacetan -  Berita Terkini, Akurat & Berimbang
Pemprov Banten Anggarkan Rp 25 M untuk Bangun Flyover Unyur Serang, Atasi Kemacetan

Proyek Tertunda, Kembali Masuk Prioritas 2026

Gubernur Banten, Andra Soni, mengatakan proyek flyover Unyur sebenarnya sudah direncanakan sejak beberapa tahun lalu. Namun pelaksanaannya tertunda akibat keterbatasan anggaran dan penyesuaian prioritas pembangunan daerah.

Indosat

“Pembangunan frontage flyover ini sudah lama kami siapkan. Namun karena agenda pembangunan yang lebih mendesak dan keterbatasan fiskal, proyek ini baru dapat kami masukkan kembali ke APBD 2026,” ujar Andra Soni dalam keterangannya.

Baca Juga : BIS Belum Bisa Diisi 30 Ribu Penonton, Pemprov Banten Ungkap Penyebabnya

Menurutnya, keberadaan flyover sangat penting mengingat titik Unyur merupakan salah satu jalur padat kendaraan, terutama pada jam sibuk dan hari libur. Arus kendaraan yang tersendat akibat perlintasan sebidang kereta api disebut mengganggu mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Pisahkan Arus Kendaraan dari Lintasan Kereta

Flyover Unyur akan dibangun sebagai jalur alternatif yang memisahkan kendaraan dari lintasan kereta api. Dengan begitu, arus lalu lintas tidak perlu lagi berhenti menunggu kereta melintas. Hal ini diharapkan meningkatkan kelancaran transportasi sekaligus meningkatkan aspek keselamatan.

“Dengan adanya flyover, kendaraan tidak lagi tergantung pada jadwal kereta. Lalu lintas akan lebih lancar dan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang dapat ditekan,” jelas Andra.

Pemprov Banten juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian Perhubungan dan PT KAI, untuk memastikan rencana pembangunan tidak mengganggu operasional kereta serta sesuai dengan standar keselamatan jalur rel.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Serang

Selain mengatasi kemacetan, proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi kawasan sekitar. Mobilitas yang lebih lancar diperkirakan meningkatkan aktivitas perdagangan dan mendorong berkembangnya pusat ekonomi baru di sepanjang jalur Unyur.

“Kita ingin pembangunan infrastruktur ini tidak hanya memecah kemacetan, tapi juga menjadi penopang tumbuhnya ekonomi daerah, khususnya di Kota Serang,” kata Andra.

Pemprov Banten saat ini tengah menyusun dokumen perencanaan rinci serta proses pembebasan lahan. Pembangunan fisik ditargetkan dapat dimulai pada awal 2026 setelah seluruh tahapan administrasi dan teknis selesai.

Dengan hadirnya flyover Unyur, pemerintah berharap kemacetan panjang yang selama ini menjadi keluhan warga dapat terselesaikan secara menyeluruh, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di Ibu Kota Banten.

Indosat